• About
  • Parent Page
  • Archives
  • Uncategorized
  • Asal Nama Desa Tumbang Bukoi



    Desa Tumbang Bukoi adalah desa paling ujung di hulu sungai Kapuas. Terletak di tepi kiri, di hulunya ada riam Rukap yang tidak terlalu panjang, namun hawanya sangat sejuk karena lebatnya pepohonan.
    Dahulu kala, sekelompok warga suku Dayak mencari sebuah pemukiman baru. Di masa itu, penduduk hidup dari berladang, jika kesuburan tanah berkurang, mereka akan berpindah mencari hutan baru untuk digarap. Mereka berhari-hari mudik, kecuali berhenti pada malam hari untuk istirahat. Ketika berada di depan sebuah sungai, mereka berhenti dan membuka bekal untuk memasak. Perbuatan membuka sesuatu yang tersimpan dalam bahasa Dayak ngaju adalah mukei, sedangkan dalam bahasa Dayak Ot Danum adalah bukoi. Beberapa orang kemudian naik ke atas tebing dan melihat keadaan. Ternyata, tempat itu menjadi pilihan mereka dan merasa nyaman tinggal di tempat itu.
    Desa Tumbang Bukoi termasuk wilayah kecamatan Hulu kabupaten Kapuas. Tempat ini sangat cocok untuk dibina lebih lanjut menjadi sebuah obyek wisata serta olahraga arung jeram.

      

    Tumbang Bukoi most tip is the village in the Upper Kapuas River. Located on the left bank, in the upper reaches there Rukap cascade that is not too long, but the weather is very cool because the bushy trees.
    Long ago, a group of Dayak tribes looking for a new settlement. In those days, people live from farming, if soil fertility is reduced, they will move to find a new forest for cultivation. They were going home for days, except for stopping at night to rest. When in front of a river, they stop and open the stock for cooking. The act opened something that saved the Dayak languages ​​Ngaju is mukei, whereas in Ot Danum Dayak languages ​​are bukoi. Some people then climbed up the cliff and see the circumstances. Apparently, it becomes their choice and feel comfortable stay in place.

    Tumbang Bukoi including districts of Kapuas Hulu regency. This place is very suitable to be developed further into a tourist attraction as well as rafting sport.

    0 Comment blog vaenggg :

    Posting Komentar